Pokhara City |
Lake Phewa |
![]() |
OTW loc : samping hotel di Pokhara |
ini adalah Cek point untuk melakukan pendaftaran izin pendakian |
Gunung Es sudah mulai terlihat dari sini |
Kemudian bersiap-siap dan memulai pendakian. Jalur jalan setapak yg tidak terjal akan mengiringi langkah kaki kita kesana.
memulai pendakian |
Di perjalanan kita akan menemui jembatan iconic di Annpurna yaitu BridgeOver the Modi Khola Riveryang panjangnya sekitar 287 m dengan ketinggian 135 m. jembatan ini cukup Panjang dan akan menjadi spot untuk foto karena memang pemandangannya bagus sekali.
Jembatan Gantung |
tangga dan tangga lagi |
depan hotel chomrong dengan mata bengkak hahaha |
ini adalah Makanan khas nepal, we called is Dal Bath, semacam nasi campur tapi mengenyangkan sekali |
Deurali |
suasana dining room |
pemandangan yang membuatmu selalu ingin berhenti foto |
menuju malam di jalur MBC |
alas sepatu untuk jalur bersalju, "crampon" |
sepanjang mata memandang, semuanya putih karena es |
ngaso dengan suhu minus -20 C |
ABC |
dan terima kasih semua orang-orang yang bersama saya selama pendakian, kalian semua hebat. semoga masih bertemu kalian lagi di pendakian-pendakian lainnya :)) Jadikan EBCnyaaa nih? :P
![]() |
tampang sampai di desa terakhir kembali, sesenang itu melihat tanda-tanda kehidupan lagi
|
1. Untuk perjalanan pulang dibutuhkan waktu 3 hari 2 malam untuk sampai di Pokhara kembali. Total pendakian 6 hari 5 malam.
2. Kami merayakan Malam Tahun baru 2020 di Desa Himalaya. Merencanakan melewati pergantian tahun dengan memesan susu cokelat hangat dan meminumnya bersama Sherpa-sherpa kami sambil merayakan suksesnya pendakian ini, tapi nyatanya ada miss com antara kami dan Sherpa, jadi Sherpa kami sempat mengetuk-ngetuk pintu kamar kami waktu pukul 23.30 namun kami tidak ada yang bangun , kemudian tepat 23.55 saya, oki, tasya dan bang hadi bangun namun karena tidak ada keramaian jadinya kami kembali tidur. hahahahhaa
3. Susu cokelat yang sudah kami pesan tetap kami minum keesokan harinya.
4. Kami merayakan Tahun baru 2020 yang sempat tertunda di Desa Chomrong, berjoged ala nepali Bersama Porter dan Sherpa kami diiringi tawa untuk semua cerita-cerita selama pendakian sambil meminum Hot Black Tea.
5. Di perjalanan ke Chomrong, Oky terjatuh dan sedikit cedera tapi dia mampu menyelesaikan pendakian turun dengan sangat baik walaupun perjalanan naik ke Desa Chomrong harus memakai Kuda.
6. Kami melewatkan malam terakhir di Pokhara dengan traktiran Dinner merayakan Ulang tahunnya Teddy yang sempat tertunda.
7. Betapa nikmatnya mandi pertama kali dengan air hangat Hotel di Pokhara selama tidak mandi selama 6 hari lamanya.
8. Menikmati Kopi pertama saya di Himalaya Coffee Pokhara, selama hampir 3 minggu tidak menyentuh kopi
9. Sepanjang perjalanan saya batuk tiada henti, untuk 11 orang yang bersama saya selama pendakian, maafkan suara batuk saya selama pendakian dan tengah malam saat semua istirahat. Saya tau betapa menyebalkannya suara batuk itu. Sesampai di Jakarta saya langsung ke Dokter karena dada kiri sampai nyeri keseringan batuk. Dan hari ke dua di Jakarta batuknya berlangsung berhenti.
10. Kaki saya tidak sakit sama sekali sesampainya di Jakarta, padahal biasanya selesai pendakian setelah dibawah tidur panjang, kaki ini akan pegal dan sakit luar biasa. Entah mungkin karena saking lamanya dipakai jalan sehingga Ia menjadi terbiasa.
untuk Zem Dani, terima kasih untuk semuanya. |
![]() |
and spesial thanks for my team and our beloved sherpa, gils kita semua bisaaa yah ternyata |
Sudah baca bagian 1?:
Perjalanan Menggapai Himalaya (Bagian I :Dari Mimpi Kecil Menjadi Kenyataan Yang Besar)
0 comments:
Post a Comment