Posts

Showing posts from 2013

Aku dan hari ini

Hari ini hari minggu . Hari yang ku mulai dengan bangun sangat pagi dan menyusuri perjalanan yang cukup dingin. Yah, pagi ini aku bergegas dan tentu saja dengan sedikit paksaan bangun dari teman-teman untuk segera berangkat kembali ke Denpasar. pukul 7 pagi kami berenam berangkat dengan mata yang masih mengantuk dan kepala yang sakit karena tidur hanya 2 jam, motor melaju dengan kecepatan diatas rata-rata menembus dingin yang tak bisa dibendung. Aku berencana setiba di rumah akan siap-siap untuk melanjutkan ke gereja namun apa daya ketika mata dan otak tidak bisa diajak berkompromi, jadi setiba di rumah, tidur adalah pilihan yang paling tepat. Kasurpun seperti memanggil-manggil dengan lembutnya. aku tertidur sampai pukul 2 siang. Sudah sangat lama aku tidak berhibernasi seharian seperti ini.  Aku menghabiskan setengah hari lebih hanya untuk tertidur.   Setelah aku tertidur.   Aku memulai siangku dengan meminum air 3 gelas, aku terbangun dengan haus bandel ya...

sang maha bijak

Image
Kamu hadir dalam keterabaian, menyeka hati yang tergerai pilu.. Kamu melengkapi kehadiran semu yang bersemayam di mataku, membuat semua menjadi terang dan nyata, kamu seperti nada dari dentingan piano dihujan sore hari, tenang dan teduh.. Kamu membuat segala sesuatu menjadi pasti ketika aku hidup dalam janji yang tak pasti.. Aku tak pernah tahu, apakah kamu sosok yang menjadi cerita paling kuat dalam kataku akan hadir selamanya seperti kasih sayang ibuku, Atau hanya sesaat seperti keindahan senja sore hari, bahkan mungkin hadir untuk membuat luka lagi yang darahnya tidak berhenti mengalir, sakitnya tidak kunjung mangkir., Aku tak pernah tahu, Biarlah sang yang maha bijak yaitu waktu, akan menjawabnya.......

menjadi setia

Untuk kamu , seseorang yang pernah mengajarkan aku arti kesetian dengan cara menjadi tidak setia, bahkan kamu pernah mengajakku untuk menjadi tidak setia. banyaklah bersyukur untuk setiap hal yang kau miliki. Karena dengan bersyukur bukannya kita selalu merasa cukup? Lantas ketika kita sudah merasa cukup untuk apa kita mencari yang lebih baik lagi. Dan jangan pernah menyalahkan keadaan atau waktu bahkan Tuhan untuk semua ketidaksetiaanmu, renungkanlah banyak keadaan yang menarik kita untuk tidak setia setiap harinya tapi mereka tetap setia. Bukan keadaan atau apapun yang menyebabkanmu menjadi seperti itu,   karena kamu selalu memaklumi semua perbuatanmu yang jelas itu salah.   Semoga akulah orang terakhir yang bisa kau ajarkan seperti itu. Untuk kamu , seseorang yang sedang mengajarkan aku arti kesetian dengan cara menjadi setia. Aku selalu bersyukur memilikimu untuk semua kelebihan yang selalu menguatkanku, untuk semua kekurangan yang membuatku harus bertahan lebih la...

Tulisan (bukan untuk siapa-siapa)

Untuk kamu,                                                                                          yang mungkin merasa surat ini ditujukan untukmu, Di- manapun kamu berada, ...Semoga sampai dengan selamat. Hay, Apa kabar?...   Ah pertanyaan itu terlalu basi untuk sekedar basa basi untukmu.   Tidak kah semua telah berubah saat aku menulis ini? Yah setelah aku berjanji untuk menulis terakhir tentangmu di blog ini, pun sekarang aku masih menulis untukmu. Bukan, karena aku tak bisa menepati janji, tapi aku ingin kau mengerti ten...

se-cangkir perjalanan waktu

.............................. Ada dua cangkir menemani sore kita. Cangkirku berisi kopi hitam yang tidak terlalu manis, dan cangkir yang satunya berisi air putih yang sudah hampir habis kau minum.   Sore itu kita ditemani hujan gerimis yang dari siang tak kunjung reda. Aku seperti biasa mendengar keluh kesahmu tentang studymu yang begitu rumit, hanya sesekali aku tanggapi itupun jika ada yang aku mengerti. Karena aku tak pernah mengerti jadilah aku hanya bisa memberikan telinga untuk mendengar semuanya. Setelah itu kita menertawai hal-hal kecil yang sering kita perdebatkan, kita begitu larut dalam tawa sore itu, sejenak melupakan aktivitas kita yang begitu padat.   seperti kita yang selalu setia berbagi suka dan duka dalam keadaan apapun, seperti pula hujan gerimis diluar sana, sedikit tapi setiap hari.  10 tahun kemudian. Ada dua cangkir menemani malam kita. Cangkirmu masih saja berisi air putih yang kali ini belum kau minum sama sekali. Cangkir sat...