Posts

Showing posts from March, 2014

21 tahun untuk jacklyn

Image
karena 15 maret disetiap tahunnya selalu punya cerita. . . kami melangkahkan kaki dengan sangat berat, nafas teratih-tatih. Fikiran sudah mulai kacau. Dingin berkacamuk menusuk tulang, tak henti membuat semangat kami mencapai puncak goyah . halo batur, kita bertemu lagi... Malam yang seharusnya tidur nyeyak dengan selimut hangat di atas kasur kesayanganmu tergantikan dengan malam yang luar biasa tak terbayangkan menjadi kado ulang tahun terindah yang Tuhan berikan kepadaku. Merayakan malam ulang tahun diatas gunung adalah mimpi (mungkin) bagi sebagian orang. Dan segala puji syukur Tuhan mengizinkan aku untuk merasakannya. Tepat 15 maret 2014 aku bersama 3 orang lainnya, mencoba melihat dunia dari ketinggian.   Malam yang sangat cerah tanpa awan hitam, yang ada hanya lautan bintang dan satu bulan utuh sumber   penerangan untuk memandu langkah kami. Angin sepoi-sepoi, seolah sedang berbisik di telinga dipadu dingin yang membuat kami hampir beku tak juga me...

kepada kesukaanku

Kepadamu yang selalu membuat hatiku   pilu dan kelu ketika tak tahu kabarmu. Hatiku selalu pilu tak beralasan ketika aku tak tahu kau sedang apa dan dimana, sepotong tekspun tak ada bahkan sedetik suaramupun tak terdengar. Betapa hatiku kelu ketika aku membayangkan apakah dirimu juga sedang –tidak- memikirkanku yang tak memberi kabar terlebih dahulu? Kerap akan ada suara-suara yang tak asing bernyanyi dengan sadis seolah memberi kabar keberadaanmu. Suara-suara yang   berasal dari pikiran salahku tentangmu yang cepat-cepat ku matikan. Maafkan aku,   karena telah menyukaimu. Kamu sudah masuk dalam daftar kesukaanku, menjadi candu dari segala rasa yang tercap diperasaanku. Tapi apakah itu salah jika aku menjadikanmu kesukaanku? Seperti anak kecil yang menyukai permen dimana ketika itu habis ia akan menangis. Tidak, aku tidak akan menyamakanmu dengan permen, kau lebih manis dari permen manapun, terbukti kopi pahitpun sanggup ku teguk sampai yang tersisa hanya amp...

untuk seseorang

Untuk kamu yang tak pernah lelah memahamiku. Terimakasih karena telah memilihku dibanyaknya pilihan yang siap untuk dipilih, Untuk seseorang yang tak pernah bosan menemaniku, Terimakasih untuk semua waktunya yang bagiku tak akan pernah cukup jika bersamamu, Untuk seseorang yang selalu membuatku tertawa, Terimakasih membuatku bisa menertawai hal-hal bodoh sehingga terlihat seperti orang bodoh, Untuk seseorang yang bisa membuatku merasa tak tahu apa-apa, Terimakasih mau berbagi segala jenis pengatahuan dan pengalaman kepadaku, Untuk seseorang yang selalu mempunyai pandangan lain terhadap sesuatu, Terimakasih telah banyak membenarkan pola pikirku menjadi lebih baik, Untuk seseorang  yang sangat sibuk dengan rutinitasnya, Terimakasih selalu menyempatkan waktu menelvonku 1- 2 menit hanya menanyakan aku sudah makan apa belum, Untuk kamu seseorang yang bertubuh kecil, Terimakasih untuk pelukan hangatmu dari tubuh kecil itu, menyadarkanku bahwa perutmu lebih r...