Siang tadi, sehabis kuliah, saya dan teman saya merebahkan tubuh sambil mencari free wifi (maklum kami mahasiswa fakir wifi) masih di wilayah kampus. Siang yang cukup membuat hasrat enggan untuk pulang. Diluar sana Terik dan panas ini seperti hati teman saya yang tiba-tiba mengatakan “pacar saya berubah jek” curhat kecolongan darinya. Saya terdiam beberapa detik, kemudian bertanya kembali kepadanya “berubah seperti apa? Jarang meng-smsmu lagi setiap pagi? Atau tidak manis lagi? Atau jangan-jangan dia tidak perhatian lagi?” ucapku sambil tetap menatap layar handphoneku. Kemudian ucapannya setelah itu membuatku memalingkan wajah serius ke arahnya “kamu juga berubah jek!!” dengan nada yang sedikit meninggi.. “ha berubah ? berubah gimana? Wah kayanya karena kamu lihat pacarmu berubah jadi kamu pikir semua orang disekelilingmu juga berubah” balasku dengan senyuman licik.. Ekspresi yang tidak mengenakan tersirat dari wajahnya. Perkataannya tersebut membuatku berfikir bahwa semu...