Posts

Showing posts from 2022

Meninggalkan Jakarta

Image
tahun ini dunia saya berputar secara extreams, meluas dan mungkin tanpa batas. salah satunya dengan meninggalkan Jakarta dengan segala mimpi yang belum selesai dan kenangan yang terurai panjangnya. Jika ditanya, bagaimana rasanya?   rasanya seperti melepas sesuatu yang sangat nyaman ku gunakan. ku fikir butuh lama untuk beradaptasi, ternyata tidak juga.    hanya sesaat, lantas saya menjadi lupa hingar bingar kota itu. rasa rindu hanya muncul jika mendapati terlalu kroditnya mall di kota ini, lalu membayangkan betapa luas, mewah dan lengkapnya mall yang ada kota di Jakarta. Iya saya malah rindu mallnya hahaha lalu ada yang bertanya, mengapa? ku jawab singkat. karena sudah waktunya. lalu tertawa lirih. alasan panjang meninggalkan kota jakarta selalu ku utaran kepada mereka yang peduli, dan selalu diakhiri dengan senyum dan lega sumbringah dari mereka mendengarkannya dengan seksama.  lagi-lagi jakarta adalah tempat belajar banyak hal. meninggalkannya bukan berarti saya ...

Mimpi Diumur Dewasa

Beberapa waktu lalu saya pernah terlibat obroral tentang mimpi seorang anak,  lalu ketika pertanyaan "mimpi masa remajamu dulu apa?". saya lantas menjawab "Jadi wartawan di daerah bencana atau jadi relawan di daerah konflik"   Iya, mimpi masa remaja saya memang tidak seperti mimpi remaja pada umumnya. setelah menjawab, saya terdiam beberapa saat lalu dilanjutkan,  "yah tapi karena gak dikejar jadinya hilang terbawa angin" tutup saya penuh tawa.  Begitulah dulu Saya pernah bermimpi. Mimpi anak remaja yang mengebu-gebu. tapi dipertengahan jalan saya memilih mengikuti takdir hidup, seperti air yang mengalir, saya mengikuti yang dikasih Tuhan saja. tidak salah karena saya tidak menyesali yang sekarang saya jalani, karena hidup yang tidak menjalani mimpi tidak bisa juga dikatakan tidak sukses, toh sekarang saya hidup baik-baik saja dengan mengikuti rejeki yang dipilihkan Tuhan. Lantas ketika berulang tahun maret lalu, tahun terakhir di kepala 2,  mengisyaratka...

Mimpi yang hidup kembali.

Image
Akhir-akhir ini, mimpi-mimpi yang belum tercapai muncul ke permukaan, memenuhi kepala dengan pertanyaan : "kapan? dan bagaimana?". menjelang 30 mimpi-mimpi itu seperti alarm yang tiba2 bunyi, mengganggu, karena kali ini lebih nyaring sampai membuat hati peluh dan pikiran penuh. Mimpi-mimpi yang ku fikir terlupakan, ternyata hidup di bawah alam sadarku, dan entah kenapa Ia tiba-tiba muncul kembali. Tepat, disaat keputusan-keputusan besar akan terjadi-yang akan membuatku berjalan semakin jauh dari mimpi-mimpi itu. Sejujurnya sedih karena kenyataannya, memasuki kepala 3 bukan lagi perihal menggapai mimpi tapi melanjutkan yang sudah ada saja.  Mimpi-mimpi yang dulu sering ku bawah dalam imajinasi, haruskah ku kubur kembali? atau ku hapus saja agar tidak pernah muncul di masa mendatang agar tidak menggoyahkan langkahku lagi? Ah, berat sekali menjadi orang dewasa. Bermimpi saja sudah tak bisa, karena ditabrak kehidupan nyata yang terlalu jauh dari mimpi itu.

Pria yang bersamaku!

Image
" Cinta adalah setelah sekian tahun bersama, rasa syukur akan kehadirannya masih sering terucap"  Aku mengenal seorang pria yang hari ini sedang berulang tahun. 14 May akan berlalu seperti hari biasa untuknya. Karena baginya Ulang tahun bukanlah hal yang perlu dirayakan meriah, baginya ulang tahun hanya hari di mana rasa syukur engkau panjatkan kapada Tuhan karena masih diberi nafas kehidupan lagi.  Namun sebelum ku ceritakan tentang dia, mari ku gambarkan sedikit tentang diriku. Aku seseorang yang cukup ceria, setidaknya begitu testimoni orang-orang. Punya cukup banyak teman laki-laki dan perempuan dalam banyak versi, sangat menganut paham kebebasan, suka ngobrol, suka   hal-hal yang berbau traveling extream. Gampang sekali diajak ke mana-mana, kadang tidak memikirkan jarak yang ditempuh asal itu berhubungan dengan pemandangan yang indah akan selalu saya iyakan. Luarnya cuek tapi sesungguhnya saya itu sensitive level atas. Dan tentu saja humorku receh sekali. Tapi ...

Kabar buruk di tengah kebahagian ; Hygroma Colli

Image
Sebenarnya tulisan pertama saya tahun ini harusnya tentang pernikahan atau mungkin tentang bagaimana Zem bisa melengkapi hidup saya . Tapi entah kenapa hasrat menulis saya belum kembali juga padahal sudah masuk bulan ke tiga. Lalu sebuah kisah tercipta. Walaupun ini sebenarnya kisah sedih tapi tidak apa-apa karena pada dasarnya saya tidak pandai berbagi kisah sedih secara langsung, dan tulisan ini juga bisa bermanfaat bagi yang lain jika mengalami kisah yang sama dengan kami, karena dari pengalaman kemarin, saya sangat kesulitan mencari informasi karena minim kisah serupa atau rujukan jurnal yang membahas ini. Jadi izinkan saya membagikannya di sini. **** Ada yang datang di dalam kehidupan Saya dan Zem. Ia bersemayam di dalam Rahim saya. Saya dinyatakan positif hamil tepat setelah kami pulang dari Bali. Kabar itu tentu berita baik bagi keluarga dan sahabat, hanya saja bagi saya dan zem berita itu adalah berita yang sangat mengejutkan, tapi kami meresponya dengan mengucap syukur k...