Mari Istirahat sejenak!
"It’s better to have a short life that is full of what you like doing, than a long life spent in a miserable way ” itu adalah kutipan dari penulis sekaligus filsuf idola saya--Alan Watts yang jujur, menohok tapi membuat saya sangat bersyukur karena sudah hidup di jalan yang sudah saya pilih. Sebagai makhluk yang bebas dan menjunjung tinggi kemederkaan mutlak atas diri saya sendiri. Tentu diikuti dengan pertanggung jawaban berlapis. Namun ternyata tidak salah pilih bukan tolak ukur penuh hidup akan jauh lebih bahagia. Karena inilah pikiran saya langsung ramai oleh pertanyaan retorika; kalut dalam krisis identitas. Bukan krisis identitas seperti remaja pada masa akil balik. Krisis identitas yang lebih utuh, mempertanyakan esensi eksistensi saya selama ini seperti apa?,- Atau pertanyaan dilematis ; Saya sedang mencari apa, mengapa saya lelah sekali? Bukankah sudah banyak mimpi yang tercapai? Lalu kali ini apalagi? Ternyata waktu terlalu cepat bera...