untuk perempuan yang sedang dirundung duka.
Aku mengenal seorang wanita yang hidupnya di tahun ini penuh dengan duka yang tak kunjung reda, setidaknya untuk saat ini. Ia rapuh sekali. Serapuh patahan ranting yang sudah menua. Akhir tahun lalu menjadi bencana besar dalam hidupnya, Ia ditinggal mati kekasihnya. Padahal belum terlalu lama mereka bersama. Bencana datang tepat dipenghujuing tahun 2018. Aku tau Ia tidak pernah membayangkan akan ditinggal secepat itu oleh pujaan hatinya. Yang Ku tau, Ia malah membayangkan kehidupan yang begitu indah selamanya, menua bersama dengan gambaran masa depan sesuai dengan Idealisnya. Ia akan sangat bahagia meski Dia tau jalan yang mereka tempuh akan begitu panjang. Tapi sayangnya Tuhan berkehendak lain, mereka terpisahkan oleh hal tak bisa dinegoisasi. Kematian adalah pintu yang begitu nyata untuk kesedihan yang tedalam. Aku tidak mengenalnya begitu dalam tapi aku tau apa yang dia sukai dan tidak sukai. Ia tak mudah jatuh cinta, bertahun-tahun Ia selalu bungkam soal...