sahabat perjalanan
Keseringan berpergian sudah ku bawa sejak aku masih kecil. Berkelana keluar rumah sampai mangrib, main ke komplekas sebelah yang sudah cukup jauh sehingga membuat mama sering kwatir. Hal itu terus berlanjut sampai sekarang. Salah satu Alasan aku kuliah di Balipun supaya bisa selalu jalan-jalan tanpa larangan orang tua, dan terbukti walaupun 2 tahun awal kuliah ku gunakan untuk berorganisasi di kampus menghabiskan waktu mengurusi masalah yang bukan masalah aku sendiri, tapi aku tidak pernah menyesal karena organisasi inilah yang juga membuat aku berpergian walaupun masih dengan embel-embel “urusan kampus”. Sampai aku tiba di titik balik di mana jalan-jalan seolah melekat dalam hari-hariku, bertemu dengan mereka yang mempunyai hobby sejalan denganku. Senang berpergian, menikmati suka-duka perjalanan, merindukan ketinggian, dan menyukai alam bebas. Bisa dikatakan aku adalah anak yang beruntung karena banyak juga yang menyukai berpergian tapi terkendala di “teman seperjalan...