kebaikan, a g a m a, dan cin T a

pada akhirnya kisah ini hanya akan menjadi dogeng duka yang
ku ceritakan pada anak cucuku, 
tapi salah kah jika ada beberapa yang ingin memperjuangkannya  ? 

*****

Jika Tuhan sudah menjadikanmu berbeda keyakinan denganku, 
apakah Tuhan juga akan menjadikanmu bukan milikku?


Jika agama mengajarkan kebaikan, lalu mengapa agama mengharuskan perpisahan? Sedangkan pada dirimu ku lihat kebaikan?


Jika harus bersama dia yang sama keyakinan tanpa cinta dan kasih sayang, apakah itu bentuk kebaikan ajaran agama?


Tuhan kami sama-sama satu, kami hanya berbeda perantara. 
Bukankah Tuhan penuh cinta dan kasih sayang?
lantas, Kenapa kami harus  dipisahkan
 karena perbedaan agama?

******


--hasil diskusi kecil yang alot malam ini..

Comments

Popular posts from this blog

New Chapter Begins : Perjalanan menjadi Ibu

Perjalanan Menggapai Himalaya (Bagian I :Dari Mimpi Kecil menjadi Kenyataan yang besar)

Kasih sepanjang jalan bernama Nenek Mama