Hujan Bulan Juni -- Sapardi Djoko Darmono


tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

 












teruntukmu ....
yang pergi dalam dinginnya hujan bulan Juni..
yang hilang dalam mendungnya langit bulan juni..
yang hanyut dalam tetesan air hujan bulan juni..

..................................juni 2013


Comments

Popular posts from this blog

New Chapter Begins : Perjalanan menjadi Ibu

Perjalanan Menggapai Himalaya (Bagian I :Dari Mimpi Kecil menjadi Kenyataan yang besar)

Kasih sepanjang jalan bernama Nenek Mama