tangis dan hujan

pagi yang dirayakan dengan tangisan,
adalah pagi yang penuh pilu,

dekap tangis yang tertahankan dalam diam,
tetap menjadikan pagi itu begitu hening,

rintihan hati yang menjerit perih,
pun tak terdengar oleh dunia,

adakah yang salah dengan pagi kali ini?
mungkin. karena kau tak pernah menyapa dipagi sepagi ini.
bahkan hujan lebih sering menemaniku menangis.

ataukah aku harus pergi keluar,
merekamkanmu bunyi hujan dipagi ini,

agar kau bisa tahu,
bahwa aku ingin seperti hujan,

tak peduli kepada siapapun,
dia bebas mengeluarkan bulir airnya,
kapan, dimanapun, dalam kondisi apapun,
sesuka hatinya...
seriang tangisannya..

andaikan bisa, 
sayangnya,
kamu tidak akan mengizinkan.. 

Comments

Popular posts from this blog

New Chapter Begins : Perjalanan menjadi Ibu

Perjalanan Menggapai Himalaya (Bagian I :Dari Mimpi Kecil menjadi Kenyataan yang besar)

Kasih sepanjang jalan bernama Nenek Mama