Posts

aku pasti kemBali

Ku amati lamat-lamat sayap pesawat yang siap lepas landas membelah awan dan meninggalkan Pulau yang telah menempaku menjadi seperti sekarang ini. Pikiran mulai menerawang betapa tempat yang akan segera ku tinggalkan ini menyimpan banyak sekali cerita hidup yang begitu menghidupkan. Rasanya seperti baru putus dengan kekasih, sedih karena disiksa kenangan. Begitulah perasaanku ketika meninggalkan Bali untuk ke dua kalinya. Perasaan yang beda saat meninggalkan Bali pertama kali, ada perasaan “aku pasti kembali dalam waktu dekat”, setidaknya itu menenangkan walaupun aku tak tau kapan. Namun kini, di bandara yang sangat ramai dengan kepergian dan perpisahan perasaan itu tidak muncul, yang ada hanya rasa kehilangan yang entah datang dari mana, seolah menjadi pertanda. Keberadaanku yang kurang lebih 10 hari di Bali ku pakai dengan baik, setiap tempat yang ku kunjungi selalu melemparku ke masa lalu, kemudian bertanya dalam hati terakhir aku ke sini sama siapa dan kapan, seolah bernost...

bersama-mu aku hidup

dari perempuanmu- bersamamu aku bahagia, hanya saja di beberapa waktu sedih menghampiri ketika keterabaian menyelekit hati, bersamamu aku mengerti, mencintai dengan tulus tanpa berharap kembali itu seperti apa rasanya,  bersamamu aku tau, bahwa bersama tak selalu sama walau akhirnya memilukan, bersamamu aku kehilangan, seorang teman cerita yang dulu menghangatkan, seorang sahabat tempat berbagi suka duka hidup, seorang kekasih yang selalu menerima semua kurangku, seorang kakak yang selalu menjadi panutan dalam menjalani hari, bersamamu aku belajar, bahwa mencintai itu harus tangguh meski jatuh berkali-kali.  bersamaku aku hidup, sekaligus lenyap tersapu pilu. 

Perjalanan menggapai atap Sumatera ; Gunung Kerinci 3805 mdpl

Image
Mungkin bagi sebagian orang, perjalanan ini biasa saja, tapi bagi saya pribadi perjalanan ini perjalanan yang paling banyak mengubah saya sebagai pejalan itu sendiri. seperti mimpi yang menjadi kenyataan, begitulah rasanya ketika sampai ke atas sini Terburu-buru kami mengejar bis yang hendak berhenti, “gilmanuk pak?”    Tanya bang oci, “iya dek, naik aja, langsung cari tempat duduk yang kosong”, balas kernek bis jurusan Banyuwangi itu. Tengah malam di pinggiran jalan Menguwi, saya memulai langkah sendirian, membawa si merah yang selalu setia di pundak. Perjalanan ke Sumatera dari Bali adalah perjalanan pertama saya sejauh itu seorang diri. Meyakinkan diri ketika seorang diri di atas kapal penyebrangan Bali-Jawa bahwa semua pasti berjalanan sesuai rencana. Pukul 04.00 WIB saya tiba di Banyuwangi, berjalan seorang diri dari pelabuhan Ketapang ke Stasiun Banyuwangi Baru cukup membuat saya menjadi pusat perhatian. Sempat digodaian abang-abang yang mengira say...

sahabat perjalanan

Image
Keseringan berpergian sudah ku bawa sejak aku masih kecil. Berkelana keluar rumah sampai mangrib, main ke komplekas sebelah yang sudah cukup jauh sehingga membuat mama sering kwatir. Hal itu terus berlanjut sampai sekarang. Salah satu Alasan aku kuliah di Balipun supaya bisa selalu jalan-jalan tanpa larangan orang tua, dan terbukti walaupun 2 tahun awal  kuliah ku gunakan untuk berorganisasi di kampus menghabiskan waktu mengurusi masalah yang bukan masalah aku sendiri, tapi aku tidak pernah menyesal karena organisasi inilah yang juga membuat aku berpergian walaupun masih dengan embel-embel “urusan kampus”.  Sampai aku tiba di titik balik di mana jalan-jalan seolah melekat dalam hari-hariku, bertemu dengan mereka yang mempunyai hobby sejalan denganku. Senang berpergian, menikmati suka-duka perjalanan, merindukan ketinggian, dan menyukai alam bebas. Bisa dikatakan aku adalah anak yang beruntung karena banyak juga yang menyukai berpergian tapi terkendala di “teman seperjalan...

menyembunyikan rasa

Belakangan ini beberapa dari orang terdekatku sedang dilanda putus cinta. Walaupun alasan mereka putus berbeda tapi alasan mereka bersedih tetaplah sama. Tidak bisa dipungkiri beberapa bulan terakhirpun kesedihan menghampiri hidupku alasannya sama dengan mereka. Namun bedanya, saya memilih untuk merasakannya sendiri. Sering sekali sahabat-sahabat saja mengatakan bahwa saya adalah orang yang paling sok kuat di dunia ini padahal hatinya hancur sejadi-jadinya. Saya hanya bisa tertawa mendengar itu semua. Memang benar saya adalah wanita yang paling sok kuat dari semua yang mereka kenal. Tapi itu adalah pilihan yang sudah menjadi kebiasaan dalam hidupku. Memakai topeng berlapis-lapis sehingga tak ada yang tahu apa yang sedang saya rasakan. Bukan hanya tentang patah hati, melainkan jatuh cintapun sedemikian rapat saya simpan sampai kalian sendiri yang tahu dengan cara lain. Bagi yang mengenal saya, kalian pasti tahu bahwa saya jarang sekali meng upload foto bersama pacar di sosial ...

semestamu menjatuhkanku

semestamu datang saat ketakutan ini memporak-porandakan pikiranku, tenang, saat sekitarku tenang, tapi tidak denganku, aku benar-benar resah..  ketakutan mengejarku saat kau menjatuhkan semestaku kedalam ketenanganmu, ah ada apa ini? mengapa rasanya hangat. sehangat selimut di kamarku... tak ada daya untuk tak memperdulikannya,  kau trus mengganggu dengan ketenanganmu, di saat ketakutanku semakin menjadi, bahkan hampir membawaku jatuh ke dalam rasa takut itu. kau masih disitu.  jangan berlalu dari lamunanku. aku tak akan takut lagi. bahkan saat rasa takut itu hidup dalam diriku, persis saat semesta mempertemukan mata ini dengan duniamu.  pun aku akan siap, menerima semestaku yg akan berlalu seperti dulu , saat semua ku anggap telah mendekati kata sempurna. untuk tenangku yang mengelisahkan, berlalulah sekarang karena kau masih kuberi kesempatan.  january 2015

hujan bulan november

hujan bulan november seperti kabar baik yang selalu dinantikan, seperti kehidupan baru yang akan segera dilahirkan, pada bulir-bulir air yang jatuh perlahan terselip doa-doa dari  bumi yang gersang, dan kami yang kekeringan,  hujan bulan november, ditandai dengan rintik jatuh memecah tanah, terhempas memukul bumi,  menerbos cepat di udara,  di ikuti dengan hujan kecil yang jatuh membasahi pipi, karena sepenggal kisah telah hilang bersama daun-daun kering yang akan segera tersapu oleh hujan bulan november.